banner 2025

Open menu
-->

Perkuat Akses Keadilan Bagi Penyandang Disabilitas, CPNS PA Majalengka Buat Video Informasi Pendaftaran Perkara Bagi Tunarungu

slb2

Sebelum diangkat menjadi PNS, seorang CPNS pada Instansi Mahkamah Agung wajib mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan (Pusdiklat Menpim) Mahkamah Agung RI. Hasil akhir dari kegiatan Latsar CPNS MA adalah peserta wajib membuat suatu aktualisasi dengan tema wajib “Memperkuat akses keadilan bagi kelompok rentan, yaitu perempuan, anak, dan penyandang disabilitas melalui penguatan peraturan layanan dan akses disabilitas di setiap lini pengadilan”, sebagai tindak lanjut dari Pidato Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya pada Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2021 secara virtual dari Istana Negara, tanggal 22 Februari 2022 bahwa Pemerintah berharap agar Mahkamah Agung tetap konsisten dalam memperkuat akses keadilan bagi kelompok rentan yaitu perempuan, anak dan penyandang disabilitas melalui penguatan peraturan layanan dan akses disabilitas di setiap lini pengadilan.

Salah satu peserta Latsar CPNS di Pengadilan Agama Majalengka, Sherly Vebriana, A.Md. (CPNS Formasi Pengelola Perkara), membuat aktualisasi dengan judul “Optimalisasi Informasi Pendaftaran Perkara bagi Tunarungu”. Sherly membuat suatu layanan informasi berbentuk audio visual yang dilengkapi terjemahan bahasa isyarat sebagai syarat wajib dalam pembuatan aktualisasi yang ramah disabilitas. Pada rangkaian kegiatannya, peserta Latsar bersinergi dengan SLB Negeri Majalengka dalam membuat video terjemahan Bahasa Isyarat.

slb1

Pada tanggal 28 Oktober 2022, kegiatan pengambilan video terjemahan Bahasa Isyarat dilakukan di ruang media center Pengadilan Agama Majalengka, yang dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Guru SLB Negeri Majalengka yang juga seorang penyandang tuna rungu.

Sebelum pengambilan video, tim dari SLB disambut oleh Ketua Pengadilan Agama Majalengka dan membahas mengenai tindaklanjut dari rencana MoU yang akan dilaksanakan serta meninjau fasilitas gedung Pengadilan Agama Majalengka khususnya fasilitas yang perlu ditambahkan agar lebih ramah disabilitas, seperti penambahan huruf braille pada setiap ruangan, pembuatan jalur khusus bagi penyandang tunanetra hingga ke ruang sidang yang saat ini hanya dibuat sampai pintu masuk PTSP, serta penambahan besi penyangga pada tembok.

Pengambilan video terjemahan dilakukan oleh Bapak Selly Anjasmara, selaku guru di SLB Negeri Majalengka yang juga seorang penyandang tunarungu. Pada teknisnya, Bapak Selly membacakan naskah/skrip yang telah dibuat oleh peserta Latsar pada layar yang ada di ruang media center dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Isyarat. Pengambilan video dan tata ruang dibantu oleh tim dari Pengadilan Agama Majalengka. Dengan adanya video informasi pendaftran perkara yang ramah disabilitas ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Pengadilan Agama Majalengka kepada masyarakat Penyandang Disabilitas. (SV & GPA)

CCTV PA MJL